Senin, 19 Desember 2011

40

40 



Sempat terpikir kekasih adalah segalanya
Sempat memuja (berlebihan) tentang pelukan dan kecupan yang diantarkan kekasih
Merana jika tak bersamanya
Memang (pernah)
Mungkin masih
Entahlah
Berbeda memang jika bersama sahabat
Memang tak ada kecupan atau belai manja
Tapi penuh kehangatan
Kadang tertawa lepas, kadang menangis bersama

Aku terlalu sepi
Kadang sulit menerima mereka bisa saja pergi untuk orang lain
Tapi kadang ego bisa dibunuh
Sisakan sedikit senyuman untuk mereka yang sedikit melupakan keberadaanku
Demi Tuhan aku ikut bahagia
Aku takkan mengutuk ataupun menutup telinga,
(bukan sebuah do’a)
Jika suatu saat mereka kembali kepadaku dalam tangis

 ***
Aku tak menyebut diriku yang terbaik dalam lingkaran sahabat
Tapi aku berusaha 


Senin, 21 November 2011

39

20 11 2011 
23 

(sudah lewat) 

aku sudah hidup lebih dari 8395 hari 
lebih dari 201480 jam 
bahkann melebihi 12088800 menit 

aku berharap bukan hanya berat badan dan usiaku saja yang bertambah 
tapi juga rizki, kesehatan, dan jodoh yang terbaik. 
berkahi aku juga orang-orang terbaik dalam kehidupanku ya Allah.

*terima kasih 
papa, esta, dikka, syatia, umi, a uwil, adis, dona, nikki, icha, ridwan, fauzan, naynia, mbak dinda, mbak put, uwa cicih, lana, alies, anggi, beng-beng, egi, bu uyenk, indra kurniawan, zaki chandra, aima farhana, dedeh wulandari, dena, papau, petrus, mas djati, hesti, arga, nitha, iqbal, teh lisna, lia, erlan, mas hengky, wildan.

Senin, 31 Oktober 2011

38

38

tadinya aku sempat berpikir mungkin aku sudah gila 
satu minggu aku tersenyum hanyut dalam buaiannya 
terpana oleh perhatiannya 
tak peduli dia ada di ujung dunia 
aku terpesona hingga sulit berucap 
bahkan kata cinta 

sempat ingin bertanya, tapi aku memilih bungkam 
karena terlalu percaya diri

padahal aku ini siapa? 
aku tak berbakat dalam hal cinta (biasany) 

tadinya aku kira sudah saatnya aku 'sempurna'
tanpa harus bertanya kepadanya 

ahhh, tapi tidak!!!
ada rasa penasaran 
aku haru bertanya! 



dan ternyata.........






tidak...


atau mungkin belum (berusaha menghibur diri sendiri) 



tidak! dia tidak bisa!


ahh... Belum ! mungkin belum bisa 
(berusaha menghibur diri sendiri-lagi) 

kecewa? 
naif jika aku katakan tidak.

sudah malam, 
hanya satu yang tak tidur dan tak pernah tidur 
Tuhan 

kataku bertanya,
"Tuhan, mengapa hanya 1 minggu batas aku tersenyum?" 

lalu aku mengeluh 
"padahal aku mau selamanya bersamanya Tuhan ... "

aku menambahkan,
"mengapa aku sulit merasakan 'warna'? bahkan aku bukan abu-abu. aku ini pudar Tuhan? padahal aku ini nyata!" 




*mengapa engkau datang bila untuk pergi ?
kau buat aku senang lalu kau sakiti !


Minggu, 23 Oktober 2011

37

37

aku bukan menutupi 
tapi aku juga bukan takut untuk berbicara
aku hanya berusaha membuat itu seperti biasa 
bukan kesalahan 
aku berusaha membuat itu sama 
bukan penis ataupun vagina

biasa saja
bukan 7 keajaiban dunia
atau sirkus di taman ria


Minggu, 04 September 2011

36

lebaran kemarin 
...
alhamdulillah lebaran kali ini bisa sedikit memberikan lebih lagi untuk keluarga. 
tercapai ingin memakai baju sepadan dengan ayah dan adik-adiku. 
meski tanpa campur tangan ibu.
opor ayam, keputap, dan semur berhasil kami buat.

minal aidzin walfa idzin.
mohon maaf lahir batin 
 ^^ 

*muka bapa sok imut ahh -__- 

Senin, 15 Agustus 2011

35

35

(bukan terlalu percaya diri) 
aku juga mampu. 
tapi orang - orang itu. 
terlalu sibuk menilai pribadiku.
daripada fotoku. 

anggap saja hidup itu bukan sebuah pilihan.
tapi pemberian Tuhan.
aku syukuri saja. 
bukan hak kalian menilai aku bagaimana.
tapi kewajiban kalian menerima aku apa adanya.
...
*belakangan banyak yang menciptakan tanda tanya.
seakan menggonggong dan berbisik , 
'ragukan aku sebagai temanmu'



Rabu, 06 Juli 2011

34

34

Mereka memang pantas mendapatkan itu.
terlalu baik jika aku menyebut mereka jahat.
mereka lebih dari itu.
percuma jika pintar tapi sulit menghargai orang lain.
apalagi baik tapi pandang bulu.
sebut saja mereka RENDAHAN
pengemis saja jauh lebih tinggi derajatnya.




*
bukan luapan kemarahan
tapi lebih kekecewaan penuh terhadap mereka
melebihi rasa sakit hati